JURNAL

JURNAL 1
PENERAPAN E-COMMERCE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERSAINGAN BISNIS PERUSAHAAN
Penggunaan e-commerce di Indonesia masih sangat terbatas. Berdasarkan survey awal masih relatif sedikit perusahaan yang menggunakan e-commerce sebagai sarana untuk kepentingan bisnis. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikaji tentang motif serta manfaat yang dirasakan oleh perusahaan yang telah menerapkan penggunaan ecommerce dalam kepentingan bisnis. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang motif perusahaan dalam menggunakan e-commerce. Temuan ini sangat penting terutama dalam upaya memberikan informasi yang lebih jelas tentang dasar pertimbangan dalam menggunakan e-commerce dan memanfaatkannya sebagai sarana keunggulan bersaing. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa perusahaan sebagai obyek penelitian, yang merupakan perusahaan yang sudah menggunakan layanan e-commerce yang targetnya langsung kepada konsumen dimana perusahaan yang peneliti teliti tersebar di kota kota besar di Indonesia. Adapun sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 27 perusahaan yang bergerak dibidang Jasa dan Dagang dengan kisaran tingkat omzet perusahaan perbulan adalah sebesar 10 juta sampai dengan 100 juta. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : Berdasarkan analisis deskriptif factor motif dapat disimpulkan bahwa faktor yang melandasi perusahaan terdorong menggunakan e-commerce terdiri dari enam faktor yaitu yang menjadi harapan tertinggi bagi para perusahaan ketika ingin menerapkan e-commerce : Mengakses Pasar global sebesar 56%, Mempromosikan produk sebesar 63%, Membangun Merk sebesar 56%, Mendekatkan dengan pelanggan sebesar 74%, Membantu komunikasi lebih cepat dengan pelanggan sebesar 63% dan Memuaskan pelanggan sebesar 56%. Dan berdasarkan analisis yang kedua yaitu analisis deskritpif faktor manfaat yang diperoleh perusahaan dengan adanya penerapan e-commerce terdiri dari dua faktor yaitu yang menjadi manfaat terbesar perusahaan setelah menerapkan e-commerce yaitu Kepuasan konsumen sebesar 74% dan Keunggulan bersaing sebesar 81%.

Hasil Penelitian
Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :

1. Berdasarkan analisis deskriptif faktor motif pada tabel 12 dapat disimpulkan bahwa faktor yang melandasi perusahaan terdorong menggunakan e-commerce terdiri dari enam faktor yaitu yang menjadi harapan tertinggi bagi para perusahaan ketika ingin menerapkan e-commerce :
a. Mengakses Pasar global 56%
b. Mempromosikan produk 63%
c. Membangun Merk 56%
d. Mendekatkan dengan pelanggan 74%
e. Membantu komunikasi lebih cepat dengan pelanggan 63%
f. Memuaskan pelanggan 56%

2. Berdasarkan analisis yang kedua yaitu analisis deskritpif faktor manfaat yang diperoleh oleh perusahaan dengan adanya penerapan e-commerce terdiri dari dua faktor yaitu yang menjadi manfaat terbesar perusahaan setelah menerapkan e-commerce :
a. Kepuasan konsumen 74%
b. Keunggulan bersaing 81%

Oleh:
Luciana Spica Almilia, S.E., M.Si.
Lidia Robahi, S.E.
STIE Perbanas Surabaya

JURNAL 2
PENGEMBANGAN SISTEM E-COMMERCE DENGAN TEKNOLOGI KOMPONEN DAN FRAMEWORK BERORIENTASI OBYEK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain dan mengimplementasikan suatu sistem e-commerce dengan menggunakan teknologi komponen dan framework berorientasi obyek. Teknologi komponen dan framework berpijak pada paradigma penggunaan kembali perangkat lunak pada level yang tinggi. Hal ini akan meningkatkan produktivitas dengan menghemat waktu dan sumberdaya. Penelitian yang bersifat perancangan ini diawali dengan analisis dan identifikasi spesifikasi fungsi sistem e-commerce secara umum. Spesifikasi dikategorikan secara fungsional dalam modul-modul dan obyek-obyek. Obyek-obyek dikelompokkan menjadi tiga kategori logika, yakni obyek yang berhubu-ngan dengan aspek presentasi, obyek yang menangani aturan bisnis dan data, serta obyek yang menerima dan menginterpretasi permintaan pengguna dan mengontrol obyek bisnis. Implementasi dilakukan pada platform Java 2 Enterprise Edition (J2EE).

Hasil Penelitian:
Hasil dari penelitian ini adalah berupa sebuah aplikasi sistem e-commerce. Uji coba sistem e-commerce tersebut dilakukan pada server lokal dengan URL http://localhost:8000/rbi/. Dari seluruh rangkaian pengaksesan sistem mulai dari halaman utama hingga selesainya proses transaksi dapat diketahui bahwa unjuk kerja sistem sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Halaman-halaman penting dalam rangkaian tersebut adalah halaman utama, kategori produk, daftar barang, detail barang, troli belanjaan, log-IN/log-OUT, dan bukti pesanan serta halaman pendukung lainnya. Disamping itu terdapat pula fasilitas pencarian dan bantuan. Sebagai kelengkapan dikembangkan pula aplikasi monitoring bagi pemilik bisnis, sehingga dapat diketahui aktivitas transaksi yang terjadi. Sistem ecommerce ini dirancang agar mudah digunakan untuk memasarkan produkproduk lain.

oleh Herman Dwi Surjono
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2000

JURNAL 3
PENGARUH DIMENSI KEPERCAYAAN (TRUST)

Transaksi melalui e-commerce memiliki potensi resiko yang cukup tinggi. Oleh karena itu faktor kepercayaan (trust) pelanggan terhadap vendor menjadi factor kunci dalam e-commerce. Indonesia sebagai negara sedang berkembang dan baru sekitar lima tahun terakhir mengadopsi e-commerce, tentunya memiliki beberapa perbedaan dengan negara-negara maju yang telah lama mempraktikkannya. Perbedaan tersebut setidaknya menyangkut masalah regulasi, perangkat hukum, dan perilaku konsumen. Berkaitan dengan praktek e-commerce di Indonesia yang relative masih baru tersebut, fenomena yang menarik untuk diteliti adalah sejauhmana kepercayaan (trust) pelanggan terhadap vendor e-commerce dan bagaimana pengaruhnya terhadap tingkat partisipasi pelanggan dalam e-commerce.
Tujuan penelitian ini adalah
(1) menganalisis pengaruh variabel kemampuan (ability), kebaikan hati (benevolence), dan integritas (integrity) vendor terhadap kepercayaan (trust) pelanggan e-commerce di Indonesia;
(2) menganalisis pengaruh variabel kemampuan (ability), kebaikan hati (benevolence), dan integritas (integrity) vendor terhadap tingkat partisipasi pelanggan e-commerce di Indonesia; dan
(3) menganalisis pengaruh variabel kepercayaan (trust) terhadap tingkat partisipasi pelanggan e-commerce di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel pengguna e-commerce di Indonesia.
Instrumen utama pengumpulan data berupa kuesioner dan diukur dengan skala likert. Kuesioner dikirim ke responden melalui mailing list. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 152 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM)..
Dari ketiga variabel prediktor yang mempengaruhi kepercayaan (trust) pelanggan, yaitu kemampuan (ability), kebaikan hati (benevolence), dan integritas (integrity) vendor, ternyata hanya variabel integritas (integrity) vendor yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan. Sedangkan variabel prediktor yang mempengaruhi variabel partisipasi (participation) pelanggan dalam e-commerce, yaitu kemampuan (ability), kebaikan hati (benevolence), dan integritas (integrity) vendor serta kepercayaan (trust) pelanggan, ternyata hanya variabel integritas (integrity) vendor dan kepercayaan (trust) pelanggan yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Dengan demikian, integritas (integrity) vendor dan kepercayaan (trust) pelanggan merupakan variabel yang sangat penting dalam mempengaruhi partisipasi pelanggan e-commerce di Indonesia.
indoskripsi.com

JURNAL 4
PENENTUAN SEGMENTASI YANG MENDUKUNG STRATEGI PEMASARAN UNTUK TRANSAKSI BISNIS DI INTERNET PADA WILAYAH BANDUNG

Booming Internet di seluruh kawasan di dunia memberi dampak yang luas bagi perkembangan infrastruktur yang mendukungnya. Pada tahun 1996 di Indonesia tercatat 5.262 host, ini berarti tumbuh sekitar 521% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun pertumbuhan ini masih kecil dibandingkan Malaysia, yaitu pada periode yang sama mencapai 686%. Di Singapura lebih kecil pertumbuhannya, cuma 368% dengan jumlah host yang jauh lebih banyak yaitu 38.376 buah. Tahun 1996 Malaysia memiliki 8.541 host, Hongkong 24.133 host, Jepang 496.427 host, dan Australia 397.460 host. Pertumbuhan sangat pesat terjadi di Cina, tahun 1996 memiliki 11.282 host dengan pertumbuhan 1003%.
Era informasi ini akan mendorong berkembangnya teknologi pendukung jalur data seperti: perangkat keras, perangkat lunak dan teknologi jaringan. Pembangunan jalur data seperti backbone akan melibatkan semua teknologi telekomunikasi yang ada termasuk serat optik, satelit, dan microwave, sementara itu disisi pengguna akan menggunakan serat optik, kabel coaxial, copper dan wireless. Server informasi akan berupa superkomputer, mainframe, minikomputer, mikrokomputer, dan mesin paralel, dengan banyaknya perbedaan client pada end-point jaringan seperti konvensional PC, notebook, palmtop, smart-phone, set-top box, dan TV. Perangkat lunak yang digunakan pada jaringan termasuk sistem operasi, protokol jaringan dan jasa, antarmuka untuk pengguna, basis data, dan sumber data (isi).
Dengan dukungan teknologi komputer dan infrastruktur jaringan tersebut, banyak hal yang dapat dilakukan dengan internet misalnya saja berkembangnya transaksi elektronik yang disebut Electronic Commerce. Cara baru dalam pemasaran ini menuntut perusahaan untuk mulai mengadopsinya. Dalam melakukan E-Commerce ini perusahaan-perusahaan lokal akan dituntut untuk berpikir secara lokal dan bertindak secara global.
Beberapa keuntungan dibandingkan dengan cara tradisional, yaitu: dapat meminimalkan biaya yang berarti memaksimalkan keuntungan, jangkauan yang tak terbatas dengan akses 24 jam sehari, dan komunikasi yang lebih baik dengan pelanggan. Dengan daya tarik tertentu suatu perusahaan harus bisa menarik pelanggan untuk mengunjungi situsnya. Suatu perencanaan strategi pemasaran yang efisien dan efektif sangat dibutuhkan di sini, yang tentunya berbeda dengan yang dilakukan pada cara konvensional.

Perumusan Masalah dan Tujuan
Lebih dari 50.000 perusahaan membuka toko semu menggunakan World Wide Web (WWW). Akibat dari sumber daya yang terbatas seperti lebarnya bandwidth yang membatasi kecepatan akses dan daya tampung dari server yang membatasi isi dan tampilan dari situs web, maka diperlukan efisiensi penggunaan sumber daya tersebut. Keunikan atau kekhususan suatu situs akan memberikan akses yang lebih baik dan ini berarti memfokuskan pasar kepada suatu segmen tertentu.
Merancang situs web yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik dari segmen yang kita tuju adalah salah satu pendukung untuk strategi pemasaran yang efisien dan efektif pada E-Commerce. Telah banyak riset mengenai demografi dari pengguna internet seperti yang dilakukan oleh GVU, tapi demografi bukanlah kriteria yang paling baik. Karakteristik gaya hidup seperti tingkah laku, perilaku dan minat adalah prediksi terbaik dari perilaku pembelian.

Tujuan
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut:
Pembagian sampel pengguna internet menjadi segmen-segmen yang berlandaskan preferensi, gaya hidup dan tingkah laku yang mempengaruhi elemen-elemen bauran pemasaran dari E-commerce.
1. Mendefinisikan dan menginterpretasikan masing-masing segmen yang terbentuk.
2. Mengkarakterisasi segmen berdasarkan karakteristiknya seperti faktor demografis, teknis dan pengalamannya dalam berinternet.
3. Menentukan posisi daur hidup adopsi teknologi E-Commerce.
4. Menentukan strategi pemasaran E-Commerce yang baik berdasarkan segmentasi yang telah dibentuk.

Metode pengumpulan data
Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Ini disebabkan survei dapat menyediakan data seperti perilaku, perasaan, kepercayaan, tingkah laku, pengetahuan, kepemilikan, karakteristik personal, serta hal deskriptif lainnya. Survey juga dapat menjelaskan asosiasi. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan skala perilaku. Kuesioner ini akan terdiri dari pertanyaan tertutup dengan jenis dikotomi dan pilihan ganda. Skala untuk mengetahui perilaku responden melibatkan serangkaian pernyataan sikap responden apakah setuju atau tidak setuju terhadap suatu pernyataan. Respon untuk skala ini diberi nilai: setuju = 3, ragu-ragu = 2 dan tidak setuju = 1 untuk setiap pernyataan. Skala ini merupakan skala ordinal.
Kesimpulan dan Saran
Berikut rangkuman interpretasi segmen berdasarkan bauran pemasaran yang membedakan: Segmen 1(44,19%)

• Produk
Cukup terpengaruh oleh barang berkualitas tinggi, tidak sering membeli produk untuk keluarga, bukan merupakan penentu pembelian untuk produk big ticket item, tidak menyukai membeli produk big ticket item, terkadang membeli produk berteknologi canggih, terpengaruh oleh popularitas vendor, cukup terpengaruh oleh produk yang bermerk, cukup loyal terhadap produk, cukup menyukai produk luar negeri, mempunyai pangsa pasar yang baik untuk produk/jasa seperti jasa pendidikan dan seminar, informasi/dokumen dan tiket pesawat.
• Harga
Biaya pengantaran seharusnya tidak ada, cukup terpengaruh oleh harga diskon.
• Promosi
Sering berawal dari search engine, cukup emosional, lebih tertarik pada hal-hal yang bersifat fantasi dan imajinasi, petualangan dan perjalanan.
• Bukti Fisik
Terkadang membeli dengan perencanaan yang matang, sering mencari informasi secara detail, kadang-kadang mengembalikan produk yang tidak sesuai spek, tidak mengubah tampilan menjadi text only.
• Proses
Tidak termasuk orang yang sangat sibuk, jasa pengantaran yang paling disukai adalah jasa pelayanan vendor, memilih cara pembayaran dengan transfer melalui Bank.
• Komunitas
Tidak sering memberikan feedback dan kritikan atas produk yang dibeli, kurang tertarik akan layanan Newsgroup, chatting dan kelompok diskusi, cukup tertarik pada layanan E-mail, cukup sering merekomendasikan produk pada orang lain.

Segmen 2 (11,63%)

• Produk
Sangat terpengaruh oleh barang berkualitas tinggi, Sering membeli produk untuk keluarga, merupakan penentu pembelian untuk produk big ticket item, kurang menyukai membeli produk big ticket item di internet, cukup sering membeli produk berteknologi canggih, kurang terpengaruh oleh popularitas vendor, tidak terpengaruh oleh produk yang bermerk, kurang loyal terhadap produk, kurang menyukai produk luar negeri, mempunyai pangsa pasar yang baik untuk produk/jasa seperti tiket pesawat, informasi/dokumen, jasa pendidikan/seminar.
• Harga
Biaya pengantaran dibebankan secara tersendiri dengan mempertimbangkan lokasi, cukup terpengaruh oleh harga diskon.
• Promosi
Membaca media cetak yang berhubungan dengan komputer/teknologi dan hobi, menuju ke situs favorit lewat folder favorit dan sering memasukkan situs favorit ke folder favorit, kurang emosional, lebih tertarik pada hal-hal yang bersifat rohani dan prinsipil serta petualangan dan perjalanan.
• Bukti Fisik
Selalu melakukan perencanaan yang matang dan membeli karena kebutuhan, selalu mencari informasi secara detail sebelum membeli, sering mengembalikan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, kadang-kadang mengubah tampilan menjadi text only.
• Proses
Termasuk orang yang sangat sibuk, jasa pengantaran yang paling disukai adalah jasa pelayanan vendor, membutuhkan waktu pengantaran yang lebih cepat jika dibandingkan dengan dua segmen yang lain, memilih cara pembayaran dengan transfer melalui Bank.
• Komunitas
Cukup sering memberikan feedback dan kritikan atas produk yang dibeli, tertarik akan layanan Newsgroup, cukup tertarik dengan layanan E-mail, chatting dan kelompok diskusi, sering merekomendasikan produk pada orang lain, di waktu luang sering bepergian.

Segmen 3(44,19%)

• Produk
Sangat terpengaruh oleh barang berkualitas tinggi, Sering membeli produk untuk keluarga, terkadang penentu pembelian produk big ticket item di keluarga, kurang menyukai membeli produk big ticket item di internet, cukup sering membeli produk berteknologi canggih, terpengaruh oleh popularitas vendor, kurang terpengaruh oleh produk yang bermerk, loyal terhadap produk, kurang menyukai produk luar negeri, mempunyai pangsa pasar yang baik untuk produk/jasa seperti jasa pendidikan dan seminar, informasi/dokumen dan tiket pesawat
• Harga
Biaya pengantaran dibebankan secara tersendiri dengan tidak mempertimbangkan lokasi, terpengaruh oleh harga diskon.
• Promosi
Mendapatkan alamat situs lewat chatting, Tidak memilih majalah/koran/tabloid yang berhubungan dengan hobi dan komputer/teknologi, cukup emosional, sering memasukkan situs favorit ke folder favorit, lebih tertarik pada hal-hal yang bersifat petualangan dan perjalanan.
• Bukti Fisik
Selalu melakukan perencanaan yang matang dan membeli karena kebutuhan, selalu mencari informasi secara detail sebelum membeli, sering mengembalikan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, terkadang mengubah tampilan menjadi text only.
• Proses
Tidak termasuk orang yang sangat sibuk, jasa pengantaran yang paling disukai adalah jasa pengantaran swasta, memilih cara pembayaran melalui internet dengan transmisi yang aman.
• Komunitas
Sering memberikan feedback dan kritikan atas produk yang dibeli, tertarik akan layanan E-mail, chatting dan kelompok diskusi, sering merekomendasikan produk pada orang lain.
Sementara itu dari karakteristik segmen berdasarkan variabel berasosiasi didapat hasil seperti Tabel 4. Dari karakteristik segmen ini dapat dilihat hubungannya dengan interpretasi segmen yang terbentuk. Segmen 1 yang merupakan responden berusia muda dan belum menikah, tidak sering membeli produk untuk keluarga, menyukai produk karena gengsi, cukup emosional dan menyukai fantasi dan imajinasi. Tingkat pengeluaran yang lebih rendah sesuai dengan perilaku tidak sensitif terhadap harga. Sementara itu tingkat pendidikan yang lebih rendah sesuai dengan interpretasi bahwa segmen ini kurang terpengaruh oleh kualitas jika dibandingkan dengan segmen yang lain, kurang kritis dan bukan termasuk orang yang sangat sibuk. Mayoritas segmen 2 merupakan responden yang sudah mapan dan sudah menikah, ini sesuai dengan perilaku segmen 2 yang sering membeli produk untuk keluarga, mempunyai posisi penting dalam keluarga, tidak membeli produk karena gengsi, kurang emosional dan menyukai hal yang berhubungan dengan religius dan prinsipil. Tingkat pengeluaran yang lebih tinggi sesuai dengan interpretasi bahwa segmen sensitif terhadap harga. Sementara itu tingkat pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan interpretasi bahwa segmen ini terpengaruh oleh kualitas produk, sangat kritis dan termasuk orang yang sangat sibuk. Segmen 3 yang merupakan segmen peralihan mempunyai karakteristik yang berada diantara kedua segmedn yang lain dan begitu pula perilakunya.
Terdapat tiga segmen dari pengguna internet yang bisa diidentifikasi. Jumlah responden segmen 1 adalah 38 responden (44,19%), segmen 2 adalah 10 responden (11,63%) dan segmen 3 adalah 38 responden (44,19%). Masing-masing segmen berbeda secara signifikan pada elemen bauran pemasaran: produk, promosi, bukti fisik, komunitas, proses dan harga. Dan tidak berbeda secara signifikan pada elemen tempat dan perubahan.
1. Segmen 1 berusia muda dan belum menikah, mempunyai pengeluaran dan tingkat pendidikan yang lebih rendah jika dibandingkan 2 segmen lainnya.
2. Segmen 2 terdiri orang yang sudah dewasa dan mapan,
3. segmen 3 terdiri dari orang-orang yang merupakan peralihan dari karakteristik segmen 1 ke segmen 2.

Tugas Akhir Sarjana Teknik dan Manajemen Industri, STT TELKOM.
Elva Savitri, Imam Harjono, Ir., MBA : Jurusan Teknik Industri, STT TELKOM, Bandung, Indonesia

Jurnal 5
STUDI KOMPARATIF KETENTUAN KEJAHATAN KOMPUTER DALAM E-COMMERCE ANTARA RANCANGAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DENGAN THE ELECTRONIC ACT 1998 OF SINGAPORE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaturan kejahatan komputer dalam e-commerce antara Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan The Electronic Transaction Act 1998 of Singapore
Penelitian ini termasuk dalam lingkup penelitian hukum normatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data pustaka yang mencakup dokumen-dokumen resmi seperti, Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, The Electronic Transaction Act 1998 of Singapore buku-buku, hasil penelitian, artikel dan sebagainya. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan cara content analysis (analisis isi ) terhadap peraturan tersebut.
Hasil penelitian dari segi materi kedua peraturan perundang-undangan yaitu Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, The Electronic Transaction Act 1998 of Singapore memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Persamaannya keduanya tidak mengatur secara khusus mengenai alat bukti elektronik, namun menginduk pada ketentuan hukum Acara Pidana yang berlaku di Negara masing-masing. Persamaan lainnya adalah pengaturan ruang lingkup berlakunya perjanjian elektronik dan yurisdiksi. Perbedaanya antara lain pada pengaturan hukum lembaga sertifikasi (Certification Authority) dan sistem pengamanan data elektronik dantanda tangan elektronik
Implikasi teoritis penelitian ini adalah adanya penyempurnaan pengaturan hukum yang dikonvergensi (penyatuan hukum perdata dan pidana) dengan prinsip lex informatica dalam RUU Informasi dan Transaksi Elektronik sehingga dapat mengefektifkan pelaksanaannya. Sedangkan implikasi praktisnya adalah hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai wacana dan bahan rujukan dalam menetapkan RUU Informasi dan Transaksi Elektronik menjadi Undang-undang demi terciptanya kepastian perlindungan hukum dalam transaksi elektronik.

Oleh : IRA RISMALA WIGUNA

Tugas E-commerce Perkembangan Internet Dunia

Tugas E-commerce
Perkembangan Internet Dunia

Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960, Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya. Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer. Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini.

Internet saat ini
Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Berikut merupakan data statistik mengenai perkembangan internet didunia tahun 2008:
Email
* 1,3 miliar – Jumlah pengguna email di seluruh dunia.
* 210 miliar – Jumlah email yang dikirim per hari pada 2008
– Persentase email yang spam.
53,8 triliun – Jumlah spam email yang dikirim pada 2008 (asumsi 70% adalah spam).
Website
* 186.727.854 – Jumlah website di Internet pada bulan Desember 2008.
* 31,5 juta – Jumlah website ditambahkan selama 2008.
Web server
* 24,4% – Pertumbuhan situs Web Apache pada 2008.
* 13,7% – Pertumbuhan IIS website pada 2008.
* 22,2% – Pertumbuhan GFE website Google pada 2008.
* 336,8% – Pertumbuhan Nginx website di tahun 2008.
* 100,3% – Pertumbuhan Lighttpd website di tahun 2008.
Nama domain
77,5 juta -. COM nama domain pada akhir 2008.
* 11,8 juta -. NET nama domain pada akhir 2008.
* 7,2 juta -. ORG nama domain pada akhir 2008.
* 174 juta – Jumlah seluruh nama domain top-level domain.
* 19% – Peningkatan jumlah nama domain pada 2008.Pengguna Internet
* 1463632361 – Jumlah pengguna Internet di seluruh dunia (Juni 2008).
* 578.538.257 – pengguna Internet di Asia.
* 384.633.765 – pengguna Internet di Eropa.
* 248241969 – pengguna Internet di Amerika Utara.
* 139009209 – pengguna Internet di Amerika Latin / Karibia.
* 51.065.630 – pengguna Internet di Afrika.
* 41939200 – pengguna Internet di Timur Tengah.
* 20204331 – pengguna Internet di Oseania / Australia.
Blog
* 133 juta – Jumlah blog di Internet (seperti dilacak oleh Technorati).
* 900.000 – Jumlah posting blog baru dalam satu hari.
* 329 juta – Jumlah posting blog pada 2008.
Foto
* 10 miliar – Foto-host oleh Facebook (Oktober 2008).
* 3 miliar – Foto-host oleh Flickr (November 2008).
* 6,2 miliar – Foto-host oleh Photobucket (Oktober 2008).
Video
* 12,7 miliar – Jumlah video online yang dipantau oleh American pengguna Internet dalam satu bulan (November 2008).
* 87 – Jumlah online video dilihat per bulan per pengguna Internet di Amerika Serikat.
* 34% – Peningkatan dalam tampilan video online di Amerika Serikat dibandingkan 2007.
* 3,1 – Jumlah hari rata-rata dari video online.
Perangkat lunak berbahaya
* 1 juta – Jumlah virus komputer di bulan April 2008.
* 468% – Kenaikan kode berbahaya dibanding 2007

UTS E-Commerce

UTS e-commerce (28 April 2009)

1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management !
Jawab :
E-COMMERCE sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”. E-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen (consumers), manufaktur (manufactures), service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet.
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Supply Chain Management berkaitan dengan siklus yang lengkap dari bahan mentah dari para supplier, ke kegiatan operasional di perusahaan, berlanjut ke ditribusi sampai kepada konsumen. Hal penting yang menjadi dasar pemikiran pada konsep ini adalah focus peda pengurangan kesia-siaan dan mengoptimalkan nilai pada rantai pasokan yang berkaitan.
Hubungan antara E-commerce dan Supply Chain Management
E-commerce merupakan sarana untuk memperluas jaringan supply chain sebuah perusahaan. Jadi produk yang sudah ada dipasarkan menggunkan ecommerce karena para penonton televisi mulai berpindah ke internet. Hubungan e-commerce terhadap supplai chain manajement adalah dapat memperpendek daur hidup suatu product sehingga memaksa persaingan berdasarkan waktu. Manajer operasi harus melakukan akselerasi dengan cara mengelola data produk melalui internet Oleh karena itu media iklan harus mengikutinya dengan asumsi bahwa tujuan periklanan manapun adalah untuk menjangkau target audiensnya secara efektif dan efisien. Para pengiklan mengakui bahwa mereka harus melakukan penyesuaian perencanaan pemasarannya untuk terus mengejar peningkatan jumlah orang yang menghabiskan waktu didepan komputer on line, karena biasanya dia meninggalkan media yang lain. Alasan lain mengapa periklanan pada e-commerce berkembang demikian pesat.
Melakukan transaksi menggunakan cara elektroonik memberikan beberapa manfaat diantaranta adalah sebagi berikut:
1. Biaya informasi lebih murah
2. akses 24 jam
3. kesempatan perluasan terbuka
4. menurunkan biaya penciptaan, proses, distribusi, penyimpanan.
5. mengurangi biaya komunikasi.
6. Memperkaya komunikasi daripada secara tradisional
7. pengiriman secara digital untuk produk seperti gambar,
dokumen,software.
8. meningkatkan fleksibilitas lokasi.
Akan tetapi ada bebrapa keterbatasan yaitu antara lain:
1. Kurangnya keamanan, reliabilitas, dan standarisasi
2. kurang prvacy
3. tidak cukupluas dalam arti transaksi masih lamban

2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Jawab :
E-commerce, yaitu menggunakan jaringan computer, terutama internet untuk melakukan transaksi jual beli produk baik berupa barang maupun jasa serta informasi. Hasil dari e-commerce berupa jangkauan operasional yang meluas maupun pelayanan biaya elektronik yang murah, karena melalui e-commerce maka informasi diantara kegiatan bisnis dan teknologi dapat cepat berkembang. Dengan menggunakan e-commerce kita dapat memperoleh beberapa keuntungan yang meliputi layanan konsumen dan citra perusahaan menjadi baik, menemukan partner bisnis baru, proses menjadi sederhana dan waktu dapat dipadatkan, dapat meningkatkan produktivitas, akses informasi menjadi cepat, penggunaan kertas dapat dihindari, biaya transportasi berkurang dan fleksibilitas bertambah. Manfaat dari e-commerce bagi konsumen diantaranya dapat melayani transaksi 24 jam hamper disetiap lokasi, memberikan banyak pilihan pada pelanggan, menyediakan produk yang tidak mahal dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan pembandinagn secara tepat, pengiriman menjadi cepat, partisipasi dalam pelayanan maya (virtual action), dapat berinteraksi denagn pelanggan lain dan memudahkan persaingan. Manfaat e-commerce bagi masyarakat diantaranya dapat memungkinkan untuk bekerja dirumah, terbatasnya jumlah barang yang dijual, dapat menikmati produk atau jasa yang susah dipasarkan, memfasilitasi layanan public seperti perawatan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Dengan adanya berbagai keuntungan e-commerce, maka ada juga keterbatasannya dengan kategori teknis dan nonteknis yang akan membantu dan meningkatkan kinerja karyawan. SDM merupakan sumber keunggulan kompetitif yang potensial, dimana kompetensi yang dimilikinya berupa intelektualitas, sifat, keterampilan, karakter personal, serta proses intelektual dan kognitif, tidak dapat ditiru oleh perusahaan lain. Kemampuan ini harus terus diasah oleh perusahaan dari waktu ke waktu dan perusahaan terus mengembangkan keahliannya sebagai pilar perusahaan agar selalu memiliki keunggulan kompetitif. Strategi pengembangan sumber daya manusia sangat terkait dengan strategi pengembangan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, usaha untuk mengembangkan keahlian SDM dapat dilakukan melalui serangkaian program pengembangan SDM, di mana strategi pengembangannya harus diintegrasikan dengan strategi perusahaan. Perusahaan agar dapat mempertahankan iklim bisnis yang efektif perlu melakukan empowerment (pemberdayaan) sumber daya manusia melalui desain partisipasi karyawan. Hal tersebut menjadi sangat penting karena dapat membangun hubungan interpersonal supaya terjalin hubungan saling mempercayai antara manajemen dan karyawan. Hubungan ini dapat mengarah pada perbaikan yang berkesinambungan dalam bidang kualitas, produktivitas, teknologi, dan pelayanan kepada pelanggan yang lebih baik

3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Marketplaces dan marketspaces sama-sama merupakan perdagangan atau transaksi bisnis melalui internet, hal yang membedakannya adalah cara pembayarannya. Pada marketplaces pertukaran barang atau jasa dilakukan dengan tunai. Sedangkan pada marketspaces lebih pada transaksi elektronika.
Keunggulan
Marketplaces :
- Menyediakan infrastruktur institusional, seperti hukum, kebutuhan regular, yang memungkinkan fungsi yang efisien bagi pasar.
- Memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran yang juga diasosiasikan sebagai transaksi pasar.
Marketspaces :
- Informasi yang lebih bagus dalam lingkungan bertransaksi dan hubungan.
- Biaya untuk mencari informasi yang lebih rendah untuk pembeli.
- Menghilangkan informasi yang membingungkan bagi penjual dan pembeli.

4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?
Jawab :
kamera digital jenis pocket (point n shot) contoh : sony cybershot dsc w300 shopping.com,
$269-406 mysimon.com,
$ 264-348 bottomdollar.com,
$252 bizrate.com,
$270 pricescan.co
kamera digital jenis prosummer
sony cybershot dsc h10 shopping.com,
#179-244 mysimon.com
$211-370 bottomdollar.com
$202 bizrate.com
$150 pricescan.com.$178
kamera digital jenis slr
sony alpha 200 kit shopping.com,
$699-700 mysimon.com
$420-499 bottomdollar.com
$401 bizrate.com
$436 pricescan.com.
5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce !
Jawab :
Pada perdagangan melalui e-commerce, kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas konsumen menjadi aspek yang sangat penting bagi perusahaan. Karena tanpa adanya hal-hal tersebut maka perdagangan melalui internet tiak berjalan secara lancar.
Kepuasan konsumen dapat dicapai dengan memberikan pelayanan yang baik pada mereka, memberikan kualitas barang dan jasa yang berkualitas serta penyampaian produk yang tepat waktu. Sehingga apanbila hal ini telah tercapai, perusahaan akan mudah mendapatkan loyalitas dari pelanggan atau konsumen.
6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce !
Jawab :
Segmentasi pasar merupakan usaha untuk meningkatkan ketetapan pemasaran perusahaan. Titik awal dari pembahasan segmentasi adalah pemasaran massal, dalam hal ini penjual menjalankan produksinya dengan massal. distribusi massal atau suatu produk bagi semua pembeli. Argumen penciptaan pasar massal merupakan daya menciptakan pasar potensial terbesar, yang akan menghasilkan biaya yang lebih rendah sehingga harus memilih banyak untuk belanja baik di mall raksasa, toko-toko, jaringan belanja dari rumah maupun toko virtual di internet. Segmentasi pasar untuk pemasaran produk konsumen , variable segmentasi utama adalah geografi, demografi, psikografi, perilaku, dan manfaat. Beberapa penjelasan diantaranya:
a) Segmentasi Geografi, merupakan pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda. Misalnya: wilayah, negara, negara bagian, propinsi, kota dan kepulauan. Kraft Foods memasarkan permen karet di Perancis, memasarkan es krim di Brazil dan memasarkan pasta di Italia. Merk dari Kraft foods antara lain: Oreo, Jello, Milka, Ritz, Jakobs, Pizza, Valveeta, tang, Capri Sun, Trail Mix dan Miracle Whip.
b) Segmantasi Demografi, dimana pasar dikelompokkan berdasarkan variabel-variabel pendapatan, jenis kelamin, pendidikan, jumlah penduduk, usia, ukuran keluarga, pekerjaan, agama, ras, generasi, kewarganegaraan dan kelas sosial. Mary Mecker memperkirakan untuk mencapai 50 juta pemakai internet hanya butuh 5 tahun, sedangkan TV membutuhkan waktu 38 tahun. Dengan demikian segmentasi demografi internet ini merupakan impian bagi pemasar. Coca cola, MTV dan Swatch membidik pasar berdasarkan usia, yaitu remaja global usia 12 sampai dengan 24 tahun yang berorientasi pada mode. Perusahaan yang paling mengagumkan di Perancis yaitu L’oreal membidik sasarannya yaitu para wanita dengan semboyan “passion for beauty”.
c) Segmentasi Psikografi, mengelompokkan pasar dalam variable gaya hidup, nilai dan kepribadian. Gaya hidup juga ditunjukkan oleh orang-orang yang menonjol pada kelas sosial. Minat terhadap suatu produk juga dipengaruhi oleh gaya hidup. Oleh karena itu barang yang dibeli oleh orangorang tersebut adalah untuk menunjukkan gaya hidupnya. Misalnya, Porsche AG yaitu perusahaan pembuat mobil sport Jerman, membidik pasar pada gaya hidup kategori Top Gun.
d) Segmentasi Perilaku, membagi kelompok berdasarkan status pemakai, kejadian, tingkat penggunaan, status kesetiaan, tahap kesiapan pembeli, sikap. Pasar disini dapat dikelompokkan menjadi bukan pemakai, bekas pemakai, pemakai potensial, pemakai pertama kali dan pemakai tetap dari suatu produk. Campbell Company memilih target Cina karena Cina mempunyai konsumsi soup paling tinggi di dunia. Serupa dengan perusahaan tembakau mempunyai target Cina karena orang Cina adalah perokok berat.
e) Segmentasi Manfaat, mengklasifikasikan pasar berdasarkan atribut/nilai atau manfaat yang terkandung dalam suatu produk, misalnya: Crest, membuat gigi anti berlubang.
a. Banyak perusahaan memanfaatkan pemasaran sasaran, sehingga dapat membedakan segmen-segmen pasar utama, membidik satu atau dua segmen pengembangan produk-produk program pemasaran yang dirancang khusus. Maka dari itu sebelum menggunakan e-commerce pasar sasaran harus di segmentasikan terlebih dahulu.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.